Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Badan KB Dan PP Sibolga Adakan Sosialisasi Bagi Pria Vasektomi

Badan KB Dan PP Sibolga Adakan Sosialisasi Bagi Pria Vasektomi

Sibolga, suarasumut.com – Anjuran kebijakan pemerintah dalam menekan jumlah penduduk Badan KB dan PP Sibolga adakan sosialiasi KB-Pria atau Medis Oprasi Pria (MOP)sekaligus pemahaman akibat penyakit menular termasuk virus HIV AIDS yang bertempat tepatnya di Kantor BKB KEMAS kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan.

Kepala Badan KB dan PP dr.Yushari Banjarnahor sebagai pemimpin acara memberi pemaparan terhadap para undangan yang hadir berkisar 25 pria, turut hadir Kepala Bidang KB Sibolga Romauli Simanjuntak dan seluruh para Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB )se- Sibolga, Selasa (26/5)

Kepala badan KB dan PP menerangkan, Keluarga Berencana merupakan suatu rencana yang sudah ditentukan keluarga kecil untuk masa depan yang mapan demi mencapai keluarga yang sejahtera,”rumah tangga itu dibentuk oleh pasangan laki-laki dan perempuan sudah direncanakan oleh keluraga bahagia bagi wanita yang menikah di usia 22 tahun sampai dengan 34 tahun dan pria dan pria minimal usia 25 tahun yang dianjurkan pemerintah,”tutur Yushari

Yushari Banjarnahor menganjurkan,alangkah baiknya jika pria lebih utama dianjurkan untuk ber-KB/MOP, dibandingkan perempuan sebab jika perempuan yang ikut ber-KB terkadang alat KB pada wanita seketika dapat menimbulkan efek samping,sedangkan MOP hanya sesaat,”yang dulunya postur tubuh istri kita menawan akhirnya bentuk tubuhnya berubah dari ketertarikan dan juga siklus haidnya terkadang dapat terganggu dengan seketika,makanya kita mengajak bagi kaum pria ikut MOP,sebab laki-laki itu tidak ada batasnya untuk punya anak di usia berapapun itu,”imbuh Yushari.

Yushari menjelaskan, memang sangat efektif bagi para suami yang mau ber-KB pada Kontap pria Vasektomi/MOP,”cara ini dilakukan hanya dengan operasi kecil pemotongan saluran benih/saluran sperma pria kanan dan kiri, sehingga cairan yang dikeluarkan pada ejakulasi tidak lagi mengandung sperma, sehingga tidak terjadi kehamilan bagi wanita yang masih mengalami usia subur haid, tidak mengganggu fungsi sexual kita sehari-hari,”jelas dokter Yushari.

Diterangkannya lagi,pria yang ber-KB hanya mendapat dua Kontap alternative yang di ikuti nya termasuk pemakaian kondom dan MOP permanen,”kondom itu merupakan suatu alat yang paling utama digunakan untuk terhindar dari virus menular seperti HIV AIDS, sipilis, herpes dan penyakit kelamin lainnya barulah untuk menampung cairan yang di keluarkan alat kelamin pria dan terkadang juga kondom bisa bocor atau lepas,”imbuhnya.

Sedangkan yang kedua tambah dokter Yushari, Vasektomi aman bagi penundaan kehamilan,serta jangan jadi disalah artikan jika mengikuti vasektomi akan tidak tertular virus HIV,”justru sangat tertular virusnya jika kekebalan dalam tubuh kita menurun, jadi bukan itu yang dimaksud tujuan dari vasektomi ini,”pungkas dokter.

Pantauan wartawan, setelah mengakhiri sosialisasi Kabid KB Romauli Simanjuntak juga memberi pemaparan terhadap para kader KB yang bertugas dimasing-masing kelurahan se-kota Sibolga, demi persiapan operasi Pria /Vasektomi yang akan diselenggarakan di RSUD Ferdinand Lumban Tobing Sibolga.(ph/ss/sb)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...