Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Aturan Kuota 30% Perempuan dalam Partai Dinilai Inkonsisten

Aturan Kuota 30% Perempuan dalam Partai Dinilai Inkonsisten

Jakarta | suarasumut.com  – Pengarusutamaan perempuan kembali menjadi wacana yang mengemuka dalam pembahasan revisi UU Pemilu di DPR. Dari waktu ke waktu perempuan seringkali dihadapkan pada posisi yang tidak strategis utamanya di partai politik. Namun demikian ada ketidakkonsistenan regulasi yang mengatur pengarusutamaan perempuan seperti dalam aturan teknis KPU dan UU yang dihasilkan DPR.

“Pada Pemilu yang lalu KPU membuat aturan kepengurusan partai politik itu dari pusat sampai ke daerah harus ada perempuannya. Ketika dikonsultasikan ke DPR terjadi perbedaan pandangan,” demikian papar Komisioner KPU Ida Budhiati dalam Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk Keterwakilan Perempuan pada Pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh Fraksi Partai NasDem di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Selasa (13/12).

Saat itu, menurut Ida, DPR menghendaki perempuan dalam kepengurusan hanya pada pengurus pusat saja tanpa mewajibkan sampai kepengurusan daerah. Faktanya partai politik menghadapi kesulitan dalam memenuhi peraturan yang mengharuskan perempuan masuk dalam kepengurusan dari pusat sampai ke level terendah.

Faktornya bisa macam-macam. satu di antaranya adalah kapasitas dan kapabilitas perempuan di daerah yang belum memadai. Ida menyebutkan bahwa terlah terjadi problem yang mendasar dari partai politik pada kaderisasi khususnya dalam menciptakan kader-kader perempuan.

“Dominasi laki-laki dalam kepengurusan pun terlihat dari strutur organisasi partai politik. Sangat jarang perempuan menempati posisi teras organisasi,”ungkap Ida.

Meski dianggap berat, keterwakilan perempuan dalam struktur organisasi harus tetap didorong. Ida menyebutkan terdapat cara yang digunakan oleh partai politik untuk memenuhi 30% perempuan dalam struktur, satu di antaranya adalah dengan perampingan struktur.

“Jika merasa berat bisa dilakukan perampingan, jadi lebih mudah mengatur komposisi,” pungkasnya.(rl/ss-jk)

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...