Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Asal Jadi, Proyek Dinas PU Tapteng Terkesan Dipaksakan

Asal Jadi, Proyek Dinas PU Tapteng Terkesan Dipaksakan

TAPTENG, suarasumut.com – Menyikapi keluhan masyarakat Dusun II Desa Panakkalan yang sulit mengakses air bersih, Dinas PU Tapteng membangun sanitasi air bersih yang sumber airnya dari gunung Desa Panakkalan . Dinas PU Tapteng melalui rekanan membangun Dam dan bak penampungan diatas gunung dan menyalurkannya ketangki air yang berada ditiga titik dekat pemukiman warga Dusun II Desa Panakkalan dengan Pagu Rp. 900 jt dan telah rampung pada bulan februari 2014 dan sampai sekarang belum berfungsi .

Aliran air yang di Dam, debit airnya sangat minim, sehingga tidak dapat memenuhi kapasitas bak penampunganyang berjarak 50 meter dari Dam .Ketika suarasumut turun kelokasi,Dam dan bak penampungan terlihat airnya sedikit sekali padahal saat itu curah hujan masih tergolong tinggi,bagaimana pula disaat curah hujanya rendah ,jangan jangan air tidak dapat sampai ketangki yang berada dekat dipemukiman warga.

N br Hutagalung warga Dusun II menuturkan kepada suarasumut.com, tangki air yang dibangun itu tidak berfungsi maksimal, airnya lebih sering tidak jalan padahal kapasitas tangki air itu 3000 liter, terpaksa kami mengambil air ditempat yang jauh, ucapnya.

Tangki air yang berada ditiga titik dekat pemukiman warga airnya dialiri dari dam dan bak penampungan yang dibangun Dinas PU Tapteng diatas Gunung Desa Panakkalan, dan tampaknya Proyek tersebut terkesan dipaksakan tanpa membuat satu kajian atau penelitian yang akurat terhadap sumber mata air yang di dam tersebut dan sepertinya proyek tersebut mubajir.

Disaat suarasumut konfirmasi dengan Kepala lingkungan Dusun II H Hutagalung berkata,tangki air yang berada dekat pemukiman warga,selesai dibangun februari 2014 dan belum diresmikan pemerintah, namun sudah dipergunakan masyarakat ,maunya Dinas PU Tapteng mencek kembali proyek tersebut karena air yang disalurkan ketangki tersebut tidak pernah lancar, ucapnya.

“Sangat disayangkan dana sebesar Rp.900 juta tidak penggunaannya tidak maksimal ,pipa saluran air yang dipakai untuk mengalirkan air ketangki pakai pipa paralon dan pipa itu tidak semua ditanam hanya diletakkan didalam parit begitui saja,” pungkasnya menambahkan.

Ketika suarasumut.com minta tanggapan dari kepala Dinas PU Tapteng dikantornya, terkait proyek pengadaan sarana dan prasarana air bersih tersebut, Jonson Pasaribu mengelak dengan alasan ,”saya sudah ditelepon pak Bupati lain kali saja,” imbuhnya dengan gaya sibuknya. (mb/ss/tt)

Lihat Juga

Satpol PP Kota Sibolga Laksanakan Jumat Bersih

SIBOLGA | suarasumut.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Sibolga, Sumatera utara (Sumut) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *