Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Aliansi Umat Islam Datangi Polres Dan DPRD Kota Tebingtinggi

Aliansi Umat Islam Datangi Polres Dan DPRD Kota Tebingtinggi

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Aliansi Umat Islam Kota Tebingtinggi yang terdiri dari Ulama, Ormas, Mahasiswa dan Pemuda berjumlah ratusan orang melakukan unjuk rasa damai ke Mapolres Tebingtinggi jalan Pahlawan dan Kantor DPRD Kota Tebingtinggi, Senin (25/4).

Pantauan dilapangan, massa berkumpul di Mesjid Raya Kota Tebingtinggi sekitar jam 9.30 dengan terlebih dahulu melakukan orasi damai, mereka ingin penegakan hukum pemberantasan narkoba, kepemimpinan yang amanah yang dipercaya sesuai dengan dasar Negara Pancasila. Kisaran jam 10:00 wib pengunjuk rasa menuju kantor Polres  dengan membawa poster bertuliskan berantas narkoba, penegakan hukum dan Kapolres Tebingtinggi harus meminta maaf kepada Ulama.

Dalam pantauan media lebih lanjut para pengunjuk rasa diterima oleh Kapolres Tebingtinggi AKBP Slamet Lusiono Sik. Koordinator aksi unjuk rasa damai yakni Muslim Istiqomah menyampaikan tuntutan kepada Kapolres Tebingtinggi dan juga kepada Ketua DPRD kota Tebingtinggi M. Yuridho Chap antara lain :
• Berantas narkoba, putus mata rantai peredaran narkoba di Tebing tinggi.
• Meminta kapolres, TNI dan Pemerintah menindak tegas aparat yang terlibat.
• Meminta kementrian dan HAM agar mencopot Kalapas 2B kota Tebingtinggi karena terindikasi mendukung transaksi narkoba didalam Lapas yang terbukti saat razia gabungan ditemukan disalah satu kamar Lapas terdapat Narkoba.
• Meminta AKBP Slamet Lusiono Sik. selaku Kapolresta Tebingtinggi meminta maaf kepada Umat Islam lewat MUI atas pernyataannya tidak beretika
• Meminta agar walikota Tebingtinggi bersama Forum komunikasi pimpinan daerah untuk membuat pos anti narkoba disetiap kelurahan.

Menjawab pernyataan Ketua aksi damai umat Islam ini Kapolres mengatakan dalam hal penegakan hukum sebagai Kapolres Tebingtinggi dengan jajarannya tetap berkomitmen tanpa pandang bulu dalam pemberantasan narkoba termasuk menindak aparatnya dengan tegas jika terjadi pelanggaran.

Terkait tentang ketersinggungan umat islam/ulama dalam dialog dengan Kapolres beberapa hari yang lalu yang mana statemennya dalam acara tanya jawab tentang pemberantasan narkoba dirasa agak menyinggung umat islam khususnya Ulama, Kapolres AKBP Slamet Lusiono Sik. meminta maaf dari lubuk hati yang paling dalam dan tidak ada satu niat pun untuk menyinggung ulama, dan hanya semata mata menjalankan tugas menyampaikan informasi fakta tentang temuan narkoba di rumah ibadah seorang warga di kota Tebingtinggi. “Untuk itu pun jika ada kata ketersinggungan kepada umat islam saya mohon maaf kepada masyarakat Kota Tebingtinggi,”terangnya.

Sementara Ketua DPRD Kota Tebingtinggi yang didampingi beberapa anggota DPRD yang menerima aksi unjuk rasa setelah sebelumnya dari Polres didepan gedung DPRD, siap menampung dan memperjuangkan keinginan pengunjuk rasa dengan pemerintah kota sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku siap menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya nasional narkoba.

Muslim Istiqomah Sinulingga kepada kru media mengatakan, bahwa yang tergabung dari aliansi unjuk rasa ini juga memohon kepada bapak Kapolri melalui Kapoldasu kiranya berkenan mencopot Kapolres kota Tebingtinggi AKBP. Slamet Lusiono Sik dari jabatannya berhubung beliau terkesan terlalu arogan dalam menyikapi saran masukan dari Ulama Kota Tebingtinggi.

Ditempat terpisah ketua MUI bidang hukum dan HAM Al uztad Abuhasym Siregar SH menanggapi aksi unjuk rasa damai ini kepada media mengharapkan agar pemerintah kota aparat penegak hukum Kepolisian dan TNI, elemen masyarakat semua wajib memberantas bahaya nasional narkoba khususnya di Kota Tebing tinggi ini. Dan ini adalah gerakan kepedulian sebagai masyarakat sebagai warga Negara terpanggil untuk menyampaikan aksi damai agar penegakan hukum itu dapat terlaksana sebagaimana mestinya dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan meminta kepada pejabat public apakah itu Kapolres, Kalapas dan tentunya pemerintah kota agar benar-benar menjalankan amanah rakyat dalam penegakan hukum pemberantasan narkoba.

“Khususnya tentang Kapolres sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Badrodin Haiti tepatnya tanggal 21 April 2016 yang meminta kepada kepolisian Negara sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian Negara agar polisi memberikan komunikasi yang sebaik- baiknya menjadi kepercayaan masyarakat, yang konstruktif sopan dan santun (media darling) sehingga pernyataan Kapolres AKBP. Slamet Lusiono Sik.jangan terulang lagi yang terindikasi menyinggung ulama kota Tebing tinggi,”tegasnya.(tm/ss-tt)

Kata kunci terkait:
aliansi slamet, muslim istikqomah tebing tinggi

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...