Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Alasan Kuasa Hukum Dan Tim Amira Tolak Perhitungan Suara, Selama Proses Pilkada Banyak Ditemukan Kejangalan
Jpeg

Alasan Kuasa Hukum Dan Tim Amira Tolak Perhitungan Suara, Selama Proses Pilkada Banyak Ditemukan Kejangalan

Tapteng | suarasumut.com  –  Kuasa hukum pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Tengan 2017 Amira (Amin – Ramses) Miller T Chrosby Sitompul, SH, Parlaungan Silalahi SH dan Deslan Tambunan SH beserta tim kampanye dan Tim Sukses Pemenangangan (TSP) menolak hasil perhitungan suara tingkat Kabupaten Tapteng yang diselengarakan dalam Rapat Pleno, Rabu 22 Februari 2017 kemarin.

Alasan tersebut disampaikan Parlaungan Silalahi, SH dengan adanya ditemukan beberapa pelanggaran Pemilukada selama tahapan dan jadwal berlangsung, dalam hal itu penyelenggara KPUD dan Panwaslih diungkapkan tidak pernah melakukan tindakan terhadap salah satu Paslon yang dimaksud.

“Salah satu Paslon nomor 3 selama berjalannya tahapan dan jadwal terlalu bebas dan vulgar untuk melakukan perbuatan “money politik” antara lain membagi-bagikan kepada masyarakat berupa paket daging beserta uang Rp 100.000,- sampai dengan Rp 200.000,- dan membagikan paket sembako berupa beras 10 kg yang bernilai Rp 120.000,- kepada masyarakat melalui pendataan yang dilakukan tim Paslon 3 termasuk Paslon no 3 itu sendiri,” kata Parlaungan Silalahi SH didampingi rekannya Miller T Chrosby Sitompul SH dan Deslan Tambunan SH dalam temu pers dalam pernyataan sikap yang dibacakan, Jumat (24/02/2017) di Pandan.

Dikatakan, Tim Paslon tersebut juga menemukan kurang lebih 50.000 lembar C – 6 tidak dibagikan dalam basis paslon Amira serta terdata juga ribuan DPT yang ganda maupun pemilih yang namanya ada di DPT namun TPS nya berbeda, dan desa/kelurahan yang berbeda.

“Kami menemukan ribuan kertas suara hampir semua TPS yang dicoblos Paslon nomor urut 3 dalam keadaan berlobang namun dinyatakan sah oleh KPPS,” ucapnya.

Diungkapkannya, adanya banyak pemilih yang melakukan pencoblosan berulangkali tertangkap tangan namun dibiarkan petugas KPPS. Bahwa banyak ditemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat langsung mendukung Paslon nomor urut 3.

“Bahwa kami juga menemukan informasi adanya pembakaran kertas suara sebanyak kurang lebih 50.000 lembar di tanggal 14 Februari 2017 tanpa dihadir semua paslon sebagai saksi sebagaimana yang diatur peraturan pemilukada dan di duga perbuatan tersebut sudah merupakan pelangaran yang berat yang dilakukan oleh penyelengara,” ujar Parlaungan.

Pelanggaran Kode Etik Dalam Rapat Pleno Terbuka, Panwaslih Abaikan Laporan

Terkait Rapat Pleno terbuka rekapitulasi perolehan perhitungan suara 22 Februari 2017 kemarin ditambahkan tim Kuasa Hukum Paslon Amira Miller Chrosby Sitompul SH. bahwa saksi-saksi yang hadir pada saat itu telah menyaksikan pelanggaran kode etik dalam Pleno yang di selenggarakan di GOR Pandan.

“Pengambilan dokumen dalam Kotak suara oleh PPK tidak diperlibatkan saksi maupun Panwas apakah dokumen tersebut disegel atau tidak”

“Ditemukan Dokumen dalam Kotak suara PPK Kecamatan Sosorgadong tidak ada, lalu KPUD Tapteng memerintahkan PPK beserta pihak kepolisian untuk menjemputnya, setelah kembali dan dibukanya kembali kotak suara ternyata dokumen tersebut sudah dalam kedaan terbuka,” tambah Miller CChrosby Sitompul SH.

Miller juga menjelaskan, para Timsukses dan tim kampanye serta kuasa hukum menilai bahwa Tapteng sangat jelas dan terang benderang mengabaikan laporan atau pengaduan masyarakat simpatisan Amira.

“Ada kurang lebih 30 laporan pengaduan semuanya dihentikan penyidiknya oleh panwaslih dan Gakumdu walaupun bukti-bukti dan saksi cukup lengkap baik berupa video maupun rekaman. Ini menandakan Panwaslih Tapteng tidak netral dan diduga berpihak pada salah satu paslon,” tandasnya.

Tampak dalam temu pers tersebut turut didampingi ketua umum TSP Amira Firman Lubis SH serta timses dan tim kampanye diikut sertakan dengan menunjukkan salah satu bukti pelanggaran “money politik” berupa beras 10 kg/ sak yang diterima dari masyarakat Tapteng yang disampaikan terhadap Tim Paslon Amira.(ph/ss-tt)

Kata kunci terkait:
pembakaran arsip, panwaslih tapteng, pengaduan amiramk, tim kuasa amira

Lihat Juga

Bupati Pangonal: Satpol PP Yang Tidak Terindikasi Narkoba, Kontraknya Diteruskan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Upaya peningkatan pelatihan tekhnis operasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...