Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Akhirnya.! Pelaku Utama Pembacok Anggota Kompi B 126/KC Damuli Tertangkap

Akhirnya.! Pelaku Utama Pembacok Anggota Kompi B 126/KC Damuli Tertangkap

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Ali Alfiandi Damanik alias Ali Ukir (42), akhirnya berhasil ditangkap dan dibekuk oleh Personil Polres Labuhanbatu yang tergabung dalam Satuan Pemburu Kasus Pembacokan dan Pengeroyokan Anggota Kompi Senapan B 126/KC Damuli Kopral Dua (Kopda) Tigor Naek Sinaga, kemarin di Medan bersama 2 orang tersangka lainnya, bernama M. Sandi Alfiandi Manik (18) yang merupakan anak kandung Ali Ukir beserta Rahmat Darmawan alias Iwan Kardol (24).

Informasi yang dihimpun Wartawan Ali Ukir yang juga disebut – sebut sebagai Bandar Sabu terbesar diwilayah Kabupaten Labuhanbatu (Labura) itu, dikabarkan ditangkap tanpa berkutik sedikit pun atau tanpa perlawanan sama sekali.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang saat dikonfirmasi Wartawan melalui Whatsapp, membenarkan hal tersebut.

“Ali Alfiandi Manik alias Ali Ukir (42) dan M. Sandi Alfiandi Manik (18) beserta Rahmat Darmawan alias Iwan Kardol (24) ditangkap di Medan, setelah sebelumnya melalui pengejaran dari Berastagi dan berpindah – pindah,” sebut Kapolres pada dinding Whatsappnya.

Selanjutnya, kata Frido, tersangka lainnya bernama Amir ditangkap di Riau – Pekanbaru. Jadi total yang ditangkap sebanyak 4 orang. Dan dijerat dengan pasal 170 subs 351 KUHPidana sesuai dengan Laporan Polisi No. LP /440/X/2017/SU/Res-LBH.

Frido juga menambahkan, penangkapan terhadap tersangka saat dibekuk oleh tim pemburu tanpa melakukan perlawanan, hanya para istri tersangka saja yang menjerit – jerit. “Dan terhadap tersangka lainnya, tambah Frido, masih dalam pengejaran,”sebut Frido.

Pada pemberitaan sebelumnya diberitahukan, pembacokan terhadap oknum personel TNI Kompi Senapan B 126/KC Damuli Kopda Tigor Naek Sinaga, Kamis (5/10/2017) lalu, sekira pukul 22.00, dilakukan oleh 12 tersangka yang terekam oleh CCTV pada tempat kejadian perkara.

Hingga membuat Personil TNI tersebut babak belur bersimbah darah dan harus ditangani secara intensif oleh tim kesehatan di Rumah Sakit (Rumkit) Putri Hijau Medan. Setelah sebelumnya pihak RSUD Labura merujuknya, karena tidak mampu menangani perawatannya oleh karena kurangnya fasilitas medis yang tersedia.(ab/ss-lb)

Kata kunci terkait:
penangkapan ali ukir pelaku pembacokan tni di aek kanopan-labura, pengeroyokan tni di labura tertangkap

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.