Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› AKBP Slamet Loesiono : Dampak Perubahan Sosial Membuat Tugas Polri Semakin Berat

AKBP Slamet Loesiono : Dampak Perubahan Sosial Membuat Tugas Polri Semakin Berat

Tebingtinggi | suarasumut.com – Kedepan tugas Polri cukup berat, hal ini dampak dari perbuhan sosial masyarakat dan kondisi ekonomi yang belum stabil, sehingga Polri menghadapi sejumlah gangguan kamtibmas.

Demikian disampaikan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Slamet Loesiono dalam upacara bendera bulanan, Rabu dilapangan merdeka Tebing Tinggi, dengan peserta ASN,TNI dan Polri diikuti FKPD, Sekdako,Wakil Ketua DPRD.

Dikatakan upacara yang dilaksanakan merupakan wujud syukur untuk mengingatkan kita kembali tentang sejarah perjalanan panjang bangsa indonesia, jangan anggap kegiatan rutin belaka.

Kapolres menyebutkan gangguan keamanan yang harus diantisipasi diantaranya kejahatan konvensional dengan premanisme dan kejahatan yang meresahkan masyarakat termasuk kejahatan dengan senjata api.

Kejahatan tradisional,prioritas terorisme dan radikalisme,narkotika, trafficing ini person dan cyber crime, kejahatan terhadap kekayaan negara, tindak pidana korupsi, illegal logging, illegal fishing dan illegal meaning, serta kejahatan teriplikasi kontijensi diantaranya konflik sosial,intoleransi dan unjuk rasa anarkis..

Disampaikan Kapolres menindak lanjuti ini Kapolri dengan 8 program quick wins yang diantaranya penertiban,penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila, perburuan gembong teroris.

Polisi sebagai penegak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik, pembentukan tim internal anti korupsi serta crash program pelayanan masyarakat pelayanan bersih dari pencaloaan.

Untuk wilayah Polda Sumut Kapolda menerapkan kebijakan strategis, yakni Keterbukaan Informasi Publik dengan menjalan kerjasama dengan wartawan dalam pemberian informasi dan Data guna memenuhi kebutuhan publik bersifat terbuka dengan cepat dan ketepatan waktu. uk Power of hand meningkatkan kemampuan personil melalui pelatihan dan keterampilan perorangan dalam menghadapi dan menangani segala bentuk gangguang Kamtibmas.

Kegiatan berseri dengan menciptakan situasi tempat kerja bersih,sehat,indah dan rapi serta menumbuhkan kesadaran personil dalam menjaga performance diri dan menampilkan,memelihara ruangan,gedung dan mengoptimalkan pemanfaatan yang ada.

Disampaikan berkaitan dengan data gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi dikatakan cukup Kondusif untuk 2015 dibandingkan dengan 2014 mengalami penurunan 0.67%. 2014 jumlah kasus 1.163 kasus dan 2015 887 kasus, demikian juga kasus laka lantas terjadi penurunan 0.9% 2014 262 kasus, 2015 236 kasus.

Untuk tahun 2016 mulai januasri sampai dengan 16 ferbuari adanya kasus prioritas yang perlu menjadi perhatian diantaranya kasus pencurian dengan pemberatan 36 kasus, Curas 8 kasus, Curanmor 14 kasus, Narkoba 14 kasus dan Anirat 15 Kasus.

Untuk menekan kasus-kasus terbebut Kapolres mengajak tokoh masyarakat, agama dan segenap komponen masyarakat mengaktifkan kembali Poskamling dibantu dengan Bhabinkamtibmas Desa/Kelurahan dan Bintara Lingkungan.Usai upacara dilanjurkan Coffe Morning di Gedung Hj.Sawiyah.(ag/ss-tt)

Kata kunci terkait:
cerita konflik perubahan sosial, akbp slamet loesiono

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...