Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› 19 Orang Satpam RS Arafah Menolak Outsourching

19 Orang Satpam RS Arafah Menolak Outsourching

Jambi, suarasumut.com – Rumah sakit Arafah terlihat beberapa orang anggota satpam berkumpul untuk menanyakan akan nasib pekerjaan sebagai satuan pengamanan RS Arafah, Kamis(21/05).

Mendadak terdengar teriakan dan pemukulan benda-benda dari lantai 2 bernada protes atas hasil temu muka dengan manejemen RS Arafah tidak sesuai kesepakatan 2 belah pihak.

Menurut salah sumber yang tidak mau di sebutkan namanya sebut aja, bunga termasuk satpam wanita yang bekerja di RS Arafah, para kawan-kawan Satpam ini menuntut akan kejelasan pekerjaan mereka. “Rata-rata yang bekerja di RS Arafah ini merupakan masyarakat atau warga di sekitar lingkungan RS Arafah direkrut untuk bekerja di RS dan ada gajinya, tetapi kenyataannya pihak RS meminta tenaga satpam ini dijadikan outsourching,”terangnya.

Mendapatkan penjelasan dari pihak manajemen RS para kawan-kawan termasuk satpam wanitanya menolak atas pertemuan, dan tetap menuntut tetap dijadikan pegawai tetap RS Arafah.

Para anggota satpam ini sudah lama bekerja semenjak RS Arafah ini berdiri sampai di Tahun 2015, hanya di jadikan tenaga kontrak yang tidak ada kejelasannya, semua anggota satpam berjumlah 17 orang laki-laki dan 2 orang wanita.(ik/ss/jb)

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...