Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› 13 Unit Laptop SMKN 2 Kualuh Selatan Lenyap Digondol Maling

13 Unit Laptop SMKN 2 Kualuh Selatan Lenyap Digondol Maling

Labura | suarasumut.com  –  SMK Negeri 2 Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara kemalingan pada, Kamis (9/2) kemarin. Dengan kehilangan Laptop 13 Unit.

Kepala Sekolah (Kepsek) Drs. Abdul Hamid Sembiring (48), pada saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (16/2) membenarkan bahwa sekolah yang sudah dipimpinya selama 7 tahun, di bongkar maling dengan kehilangan Laptop 13 Unit sekitar pukul 02.55 Wib pada tanggal 9 Februari yang lalu. Dengan cara membongkar jerajak besi dan mencopot kaca nako ruangan Laboratorium Komputer.

Maling berhasil menggasak 13 Unit Laptop, dari ruangan Laboratorium Komputer yang berisi 40 Unit Laptop di ruangan itu. Yang hilang 8 Unit Laptop merek Aser, tipe Intel Core 2 Duo taksiran harga Rp. 4.500.000. Laptop merek Lenovo 5 Unit, tipe Intel Core i5, seharga Rp. 8.000.000. Jadi jumlah kerugian ditaksir sekitar Rp. 56.000.000.

Drs. Abdul Hamid menjelaskan, sekitar pukul 03.00 Wib dia mengambil wudhu untuk Sholat dan menghidupkan air, “kemungkinan saat itu para maling mengakhiri aksinya setelah mendengar suara air hidup. Kalau tidak kemungkinan semua Laptop habis digasak, “jelas Abdul Hamid. Saat itu Kepsek tersebut juga mendengar suara ayam yang ribut yang bertengger di pohon jambu yang posisinya persisi dibelakang ruangan Laboratorium Komputer yang dibongkar malingg tersebut. Namun Kepsek tersebut tidak merasa curiga.

Aksi maling ini berjalan sangat cepat, hanya 6 Menit. Waktu di CCTV menunjukkan masuk maling 02:55:01 dan keluar 03:00:32. Dan terlihat di CCTV pelaku didalam ruangan 1 orang dan menerima diluar jendela 1 orang.

Penjaga sekolah Agus Panjaitan (42) saat dikonfirmasi mengatakan tidak mendengar apa pun saat maling melakukan aksinya. Saat itu dia tertidur lelap, walaupun ruangannya persis bersebelahan dengan ruangan Laboratorium Komputer Agus tidak mendengar apa pun.

Pagi sekitar pukul 5.30 Wib setelah Pak Samsul (62) tukang bersih-bersih sekolah melihat pertama kali melihat jerajak telah terbongkar, segera memberitahukan kepada Agus (Penjaga Sekolah), selanjutnya pihak sekolah langsung melapor ke Polsek Kualuh Hulu.

Kapolsek Kualuh Hulu Kompol Muslim Jaya melalui Kanitreskrim Ipda AM. Purba mengatakan,  sudah menerima pengaduan dan sempat menahan seorang yang bernama Fahmi. Fahmi tahun 2015 pernah jadi tersangka pencurian Laptop milik siswa, namun setelah diperiksa tidak terbukti, Fahmi dilepas.

“Masih kita lakukan pengembangan, dan siap menerima info dari masyarakat untuk kita kembangkan,”tambah Ipda AM. Purba.

Pihak Sekolah SMKN 2 Kualuh Selatan telah melaporkan hal ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dengan melampirkan BAP dari Kepolisian.

Kepsek Drs. Abdul Hamid mengharapkan Polisi segera mengungkap kasus ini, dan berharap Laptop yang hilang tersebut segera kembali, karena 4 April 2017 akan berlangsung UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) atau Computer Based Test.(bn/ss/lu).

Kata kunci terkait:
kriminal di labura bln 3 23 2017

Lihat Juga

Bupati Pangonal: Satpol PP Yang Tidak Terindikasi Narkoba, Kontraknya Diteruskan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Upaya peningkatan pelatihan tekhnis operasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...